Pages

Tuesday, September 29, 2009

Nasihat pedas dariku

Jangaaaan!
JANGAAAAN!
Gue cuma mau bilang jangan.
 Jangan pernah lo mikir lo bisa beterbangan di atas angin...

Lo enggak akan pernah tahu...
Kapan lo bisa ngerti arti hadir seseorang, di luar apa yang lo lihat.
Belum, hanya belum...
Belum saatnya kau paham!
 Dan belum juga tiba, rasa sakit yang menderu.
Sakit itu untukmu!
Bukan untuk banyak serapah dan cercaan yang kau candakan.

Tidak lucu tau!

Boleeeh...
Boleh saja kau ucap dan panggil aku si jahat.
Yang kerap kali menyumpahi dirimu, yang kian kali merendahkanmu..
Boleh! AKu bilang boleh.
Tapi bisakah kau renungkan sesaat saja.
Mengapa aku begitu?
Mungkinkah tanpa sebab???
Tidak mungkin sayaaaaang...
Mustahaaaal!

Yasudahlaaah...
Buat apa aku buang-buang waktu untuk ingatkan kau.
Tak perluuu...
Kau jua tak peduli bukan?
Ingatkan aku akan kecewaku padamu yaaah
Ketika sikapmu tak seelok pamormu, karena rupanya batas fikirmu hanya sebatas seragam putih-merah.
Nasionalis atau enggak realistis??

La la la la...
baiklaaah...
Baiklaaaaaaaah, aku tidak ingin semakin memperkeruh suasana.
Hanyaaaaa, sekedar ingin engkau paham dengan kekejaman diriku ini.
Semoga dirimu mengerti ya nak!
Cepatlah sadar! 

Monday, September 28, 2009

Jatuh Cinta sama Kereta Api :)

Here we go, i wanna tell my experience.
Huaaaah.
Gini, pas hari kamis ceria panas benderang dengan jam tidur yang hanya 3 jam itu, tepatnya tanggal 24 September 2009, gue pergi shooting (lagi).
Shootingnya sih jam 2, tapi jam 10 gue udah di jalan ke Sudirman, tepatnya ke Bumi Daya Plaza, lebih tepatnya kantor majalah KaWanku.
Ngapain gue kesana???
Karena temen gue, si Icha cha cha maricha hey hey, mau ngambil tiket nonton KCB yang dia menangin di KaWanku, dan kebetulan gue freelance di KaWanku, kan gue udah kenal jadi dia minta temenin. Basiii cyin! haha.
Parahnya, gue baru tidur setengah 4 pagi, dan mesti bangun jam setengah 8. mastap!!
Setelah itu, gue menanti dua kurcaci yang janjinya jam 11 baru jalan jam setengah 1 dari BSD. GOOOOOOD!
Sengaret-ngaretnya gue, sejam doang paling. beeeuh!

Begitu gue sampe Ratu Plaza, tempat gue, mia, ditha janjian. Rasanya ngantuuuuk dan capek banget.
Daaaan, hasilnya adalah... jeng jeng jeng jeng... gue bad mood, kalo kata Mia, "Ih kenapa sih, kakak hari ini nyebelin banget!" hahahaha.
La la la la la la la, sinissss gitu gue di hari kamis yang terang gemerlang alias fanaz itu!
Dan shooting dimulai setelah menghabiskan memori di my digi dengan minum hot chocolate, so yummy! *boros kata!*
Hari itu shooting sama Mba Verauli. Psikolog majalah KaWanku yang praktek di RSPI (pondok indah cyiiiin).
Mba Vera menyapa dengan sangat ramah.
Oh iya lupa bilang, shootingnya di salon rogers, deng deng deng. Mba Vera-nya lagi perawatan di salon yuhuuuuu.

Shooting selesai, dan tibalah pada pertanyaan mau naik apa kita pulang? Naik helikopter yuuuks. *karena gue nginep rumah dithaa jadi gue ngikut mereka sajalah!*
Naik trans atau kereta? Gue langsung jawab kereta!
"Kereta aja! Gue belum pernah naik kereta."  *awkay tertawalaaah hingga puas! Di umur gue yang udah 17 ini, gue belum pernah naik kereta tut tut tut*
So, berangkat lah ke stasiun kebayoran. Dengan taksi yang hanya mengantar sampe kolong fly over kebayoran.
Sampe di stasiun, gue sinis dan serem sendiri.
Stasiun itu enggak senyaman halte busway ya ternyata. Dezing!* Dezing*! PLAK!
Eh gue mesti sadar! Gue kan tinggal di Indonesia, kereta jadi transportasi yang ekonomis.
Mana mungkin di stasiun enggak ada tukang sayur, enggak ada copet, dan yang paling parah di stasiun tuh ada MAS MAS KURANG AJAR YANG SUKA MANGGIL NGEGODAIN DAN SUIT-SUIT grrrrr, gue paling benci sama demit jenis satu ini!
Ehh bayangin dooong, gue yang pake kaos lengan panjang enggak ketat dan jeans panjang serta sepatu aja di godain! Gue tauuu, tau banget gue lucu, imut, gemesin,. cantik *hueeeeeeks hueeeks hueeeeks cuihj!* tapi enggak gitu dong caranya.
Mengancam dan menjijikan tau! Tau gaa??

Dan setelah gue mangkal sambil meluk tas kurang lebih sejam di stasiun kebayoran, gue naik kereta ekonomi AC dengan harga tiket 4500 perak. Anjriiiit murah banget!
Sebelum naik, gue masih memasang tampang sinis sekaligus ragu dan kesal. Padahal dalam hati exciting much much much gitu. (apasih ini?) perkara si satpol berseragam biru dan berhelm putih yang mengaku bernama ambon itu, rese banget ngajak gue, Mia, Ditha kenalan. hieeeeks, gelay ah. Caranya norak abis!
Ditha sampe meyakinkan, "Enggak Ket, tenang aja, aman kok! Beneran, gue sering kok, enak kok. sueeer." Ditha sayang, bukan khawatir enggak aman dengan keretanya.
Gue sereeeem di lingkungan stasiunnya.
Gue tuh phobia sama tempat ramai yang enggak kondusif atau banyak orang yang bikin gue enggak nyaman.
Kayak, pasar tradisional, stasiun kereta yang ramai pasar, terus mall di daerah kampung kaya ciledug. Tapi bukan berarti gue enggak pernah dateng, cuma gue enggak nyaman.
Dan gue milih cepetcepet minggat dari tempat itu. GUE TAKUT! GUE ENGGAK BETAH!
Tapi begitu kereta dateng. Gueeee.....
Gue seneng banget!!!
Karena ternyata, naik kereta itu menyenangkan sekaliiii. :):):)
Sampe-sampe gue mesti memaksa mengeluarkan my digi buat mengabadikan momen pertama kali gue naik kereta ini. yuhhhuuuuu.
Dan bapak-bapak yang kelihatan capek ogah-ogahan pas dimintain tolong fotoin kita bertiga. Makasih yaa pak. hahaha.


See? Look so happy rite? hahaha.
Dengan tampang lelah tapi bahagia bahagia gimana gituuuu.
Astaga oh astaga.
Seharusnya nyempetin diri buat on air di prambors buat makin mempermalukan diri nih. (Preeet pede abis, siapa juga yg mau on-ai-in hahaha.)
Dan gue bener-bener norak, senyum-senyum gajelas dalam kereta.
menikmati  bangeeeeet lah.
Sepertinya asik, kalo liburan ke luar kota, misal ke jawa, jawa mana aja naik kereta tut tut tut.
Siapa hendak turut? Kebandung, surabaya, naik kerata tak percuma.
Hayolah tengok dahan dan ranting, pohon dan kebun basah semua.
*KRIK KRIK KRIK KRIK CRISPY CRISPY, apasih lagu anak-anak gue rusak begini*

SUMPAAAAAAAH! gue seneng naik kereta.
Dan beneran norak gueee.
Ada yang mau nemenin gue naik kereta lagi?
kemana aja deeeeh.
Asik yaaa ternyata.
Enggak heran di Eropa naik kereta itu nge-trend banget. *FREAKY*
hayoolaaah ajak aku naik kereta lagiiii. dam dam dam dam daradam darararam.
   
Yuhuuuuu... That's so happy!! 
And, i promise, next time gue akan naik kereta lagi. jes jes jes grejes jes tut tut tuuuut.
Autis? ya ya ya memang! Kenapa? peduli amat!
yang penting... gue sukaaaa.
Gue suka naik pesawat, gue suka naik kapal, terutama kapal pesiar. STAR VIRGO, i miss you so much!
Gue suka naik taksi, jelas lah, gue suka naik busway --penolong jakarta banget--, dan gue suka naik sepeda.
Gue sukan naik becak juga.
Tapi gue enggak suka naik kopaja, metromini, dan koantas bima. Grrrr, bauuuu!

Tapi sebagai anak jalanan yang manis, gue naik apa ajalah yang penting sampe tujuan dengan selamat. AMiiiin.
Dan naik apa aja deeh, asal sesuai kantong.
Eh i miss the blue one on trans bsd, where is he yaaa?
hahahaha.
wuhuuuu.
Mari kita akhiri telling story freaky ini dengan bernyanyi.
Saya panduuu semuanya. Buka mulutnya dan bernyanyi...

Naik kereta api tut tut tut... Siapa hendak turut? Ke Bandung, Surabaya, naik kereta tak berkuda. Ayolah kawan cepat naik! Keretaku tak berhenti lamaaaa. Jez jez jez grejez grejez tut tut tut mmm...
   

Saturday, September 26, 2009

Lagu penyemangat

Gue dan mia, lagi tergila-gila dengan sebuah lagu yang kami dengar di prambors.
Dan entah kenapa lagu itu selalu bisa bikin gue semangat.
Pernah di suatu pagi, saat itu cipan yang siaran, gue mesti bangun padahal libur, dan mesti buru-buru pergi.
Karena ada tugas *film dokumenter* yang mesti dirampungkan.
Dan saat lagi bersiap-siap, lagu ini diputar.
Tau-tau langsung full of spirit gitu.
Waaaah big thanks for this song deeeh!

OWL CITY - FIREFLIES
You would not believe your eyes
If ten million fireflies
Lit up the world as I fell asleep
'Cause they fill the open air,
And leave teardrops everywhere
You'd think me rude, but I would just stand and... stare

I'd like to make myself believe
That planet Earth turns slowly
It's hard to say that I'd rather stay awake when I'm asleep
'Cause everything is never as it seems

'Cause I get a thousand hugs
From ten thousand lightning bugs
As they try to teach me how to dance
A foxtrot above my head,
A sock hop beneath my bed,
A disco ball is just hanging by a thread (thread, thread)

I'd like to make myself believe
That planet Earth turns slowly
It's hard to say that I'd rather stay awake when I'm asleep
'Cause everything is never as it seems (when I fall asleep)

Leave my door open just a crack
(Please take me away from here)
'Cause I feel like such an insomniac
(Please take me away from here)
Why do I tire of counting sheep?
(Please take me away from here)
When I'm far too tired to fall asleep

To ten million fireflies
I'm weird 'cause I hate good-byes
I got misty eyes as they said farewell (they said farewell)
But I'll know where several are
If my dreams get real bizarre
'Cause I saved a few and I keep them in a jar(jar, jar, jar)

I'd like to make myself believe
That planet Earth turns slowly
It's hard to say that I'd rather stay awake when I'm asleep
'Cause everything is never as it seems (when I fall asleep)

I'd like to make myself believe
That planet Earth turns slowly
It's hard to say that I'd rather stay awake when I'm asleep
'Cause everything is never as it seems (when I fall asleep)

I'd like to make myself believe
That planet Earth turns slowly
It's hard to say that I'd rather stay awake when I'm asleep
Because my dreams are bursting at the seams

 NB# Sebenernya gue mau menulis banyaaaaak banget cerita seru dan bodoh. Dari pertama kali naik kereta sampe old town tour. Tapiiii karena abang gue merusak semuanya, jadi gue kehilangan mood.
So, enjoy this song aja deeeh!



Thursday, September 24, 2009

Penantian bersama Tandra


Dalam seribu bintang yang muncul malam ini, ada satu bintang redup yang terlihat jelas olehku.
Dia tidak menonjolkan diri, bahkan cenderung bersembunyi.
Namanya Tandra.
Aku yang menamainya begitu.
Jangan tebak-tebak, dari mana dan mengapa kunamai dia begitu.
Aku hanya suka saja mendengar nama Tandra.
Dia satu bintang yang menggelitik aku saat berbaring ke arah langit gelap.
Tandra.



aku memanggilnya, memerhatikannya, bahkan menantinya tiap malam tiba.
Di balik selimutku yang hangat, ada satu ruang yang aku lapangkan untuknya.
Aku begitu menyayanginya.
Aku sayang Tandra.
Sayaaaaang sekali!
Karena tandra, selalu hadir.
Meski Tandra selalu ingin bersembunyi.
Ia tahu, aku tak semestinya begini.
Dia bukan bintang pujaan, karena sinarnya redup.
Tapi aku hanya ingin Tandra.
Si bintang redup di antara ribuan bintang yang hanya mencoba bersembunyi dan berharap pagi cepat datang.
Kenapa harus Tandra??
Karena cuma Tandra yang mengerti penantianku.



Penantian.
Ya, aku menanti-nanti.
Menimbang-nimbang semua kemungkinan.
Seseorang bilang padaku, bahwa Tuhan akan mengabulkan semua permintaan yang sungguh-sungguh.
Aku ingin!
Aku ingin Tuhan mengabulkan permintaanku.
Aku ingin Tuhan menyudahi penantianku.
Aku menanti...
Dan terus menanti dengan sabar.
Sangat sabar.
Ketika detik terus berdenting.
Menit terus menua.
Dan ketika hari telah berganti, berganti, berganti lagi, berganti lagi lagi, lagi, lagi, dan lagi.





Aku menanti seseorang yang timbul tenggelam dalam benak.
Tapi, tak pernah hilang biar sekejap.
Kadang kuat rasa tegang menanti, kadang buatku gusar dalam tenang.
Aku sedang menanti...
Penantian yang tak kunjung berakhir.
Seseorang yang entahlah siapa bagaimana, aku merahasiakannya.
Ini sebuah rahasia sebenarnya, tapi aku tak tahan.
Aku bosan terus menanti.
Tapi aku tetap menanti.
Menanti ini bagai memeluk angin menderu.
Dan Tandra yang paham.
Hanya Tandra.




Kenapa?
Kenapa Tandra?
Kenapa Tandra paham?
Karena, Tandra yang melindungi seseorang yang terus kunanti siang dan malam.
Tandra yang tahu persis.
Dan ia bungkam, dia hanya hadir menemaniku.
Tapi ia paham. Sungguh!
Tandra paling mengerti, aku terus menanti.
Meski aku terlalu lama larut dalam penantian.
Dan Tandra enggan berangkuh diri, juga enggan berhangat diri.
Karena Tandra yang melindungi seseorang yang selalu kunanti.



Dan aku tetap menanti...
Biar ada lagi waktu yang berkalkulasi.
Biar...
Aku tetap disini, memandangi waktu.
Dan aku akan tetap menanti.
Sepanjang masa yang aku bisa.
Menanti seseorang yang tak pernah bisa tertebak, tidak seperti Tandra.
Dan aku tahu, selama aku menanti, Tandra akan menemani.

Monday, September 21, 2009

LEBARAAAAN

Selamaaaat hari Raya Idul Fitri 1430 H
Minal aidin wal faidzin
Mohon maaf lahir dan batiiiin :)
Semoga di hari yang indah ini, hati kita kembali suci (amiiiin)

What a great day!
GREAT!
Selain gue dapet tambahan uang jajan dikiit dari tetangga a.k.a ANGPAO, gue juga dapet kabara menggembirakan (buat gue).

Sebelumnya, mau ngucapin selamaaat buat kelahiran tetangga baru, anaknya tante iloh :)

Meskipun bobot 4,1kg yang artinya genduuut banget itu, semoga entar gedenya cantik kaya kakak-kakaknya, amiiin.

Hari ini hari yang di nanti...
Sayang gue harus melewatkan solat Ied dikarenakan dapet panggilan alamnya cewek-cewek. Cuih, sebut saja mens. (plis bukan mawar, mawar kusus psk)
Dan parahnya, saat semua orang solat, gue asik-asikan ngorok. -,-'
maaf ya maaa, parah aku baru tidur jam 3. hihi

Setelah sukses bangun di jarum pendek menunjuk angka 8 lewat beberapa derajat, gue mandi kuda.
Kenapa mandi kuda, karena cuma 10 menit. INI AJAIB BUAT GUE!!
MAN, GUE MANDI CUMA SEPULUH MENIIIIT! SEPULUH!
Bangga sekali gue. huh!
Berbekal sendal baru setinggi hmm 8cm heelsnya, gue bersilahturahmi ke tetangga.
Ngeeeeng, pegel ternyata!
Eh tunggu, bukan gue keganjenan pengen make high heels, itu sendal tante gue yang beli, dan enggak pernah gue pake.
Kebetulan enggak ada sendal yang senada sama baju gue, dan enggak mungkin ke tetangga gue make sepatu, jadilaaah tuh sendal gue pake.
Tapi asli, gue nyesel! Pegel gilaaa.

Setelah puas ngiter-ngiter komplek sampe mengklek mengklek, gue pulang dan langsung ganti baju dinas (celana pendek plus baju tidur-red)
PANAS abis! Gerah.
gue melipir ke tempat tidur, dan smsan. Masih seputar ucapan lebaran.
Makasiiih yang udah sms, maaf kalo ada yg kelewat. :D
Eh eh, gue baru sadar! SEKARANG, tarif sms m3 jadi mahal yaa?
Gila yaa, buat nge-sms 3/4 phonebook di hp gue, gue udah ngabisin 30ribu. buat sms doaaang. manstap.

Sampailah pada ketika, gue ngecek fb sebentar, dan gue kaget.
Kaget ngeliat orang nulis wall selamat lebaran ke salah satu 'teman' di fb gue yang gue kira dia kristen.
Karena selain sekolahnya di swasta yang setau gue rata2 kristen, dia juga punya nama yang kristen gitu di fb. Entaaah bagaimana kok pada ngucapin minal aidin gitu. Kaget dooong gue, ya kaaan?
Gue semeses lah temen gue yang satu sekolah sama dia.
berhasil gue dapet info kalo ternyata teman gue itu emang islam. yuhuuu!
Dan yang bikin gue tambah happy, salah satu teman dari si 'teman' ini yang keren mirip orlando bloom itu juga islam. senangnyaaaaah saia! hieeeeks.


La la la la la la la li li li li li li li li ....
gilaaa gue happy banget.
ngerasaaa bersyukur gimana gitu.
aneh yaa? Freak abis!


Anyway...
Salah enggak sih kalo seandainya gue beneran suka sama si 'dia'??

ahh gue mulai enggak jelas, jadi mending gue setop aje deeeh.

Yasudaaah, menutup perjumpaan kita mengenai pe-ramadhan-an
gue mau minta maaf untuk semua maki caci cerca dan keteledoran gue.
Makasih yaa semua *cium basah*

Sunday, September 20, 2009

Lebaran telah tibaaa!

Hari ini...
Ketika semua orang terus menyebut nama Sang Khalik
Menyambut kunjungan si kemenangan
Gue terus terdiam
Sesengguk tangis dalam hati meriba
Berharap Sang Esa masih mengizinkan hambaNYA (gue) bersua dengan bulan penuh keindahan di tahun esok
Dan gue terus berusaha, memaafkan semua orang yang bikin gue mengabsen kebun binatang
Memaafkan semua kesal yang pernah orang timbulkan
Dan tentu saja berusaha, agar orang lain juga maafin gue
Demi Allah Yang Maha Segalanya, gue sedih meninggalkan bulan terindah dari seribu bulan *nyampe ga ya seribu bulan*
Demi Allah Yang Maha Penyayang, gue mohon maaf lahir batin untuk semua orang yang gue kenal atau enggak, yang normal ataupun enggak, yang baik atau enggak, yang keren atau , yang penting orang, maafiiiin gue yaa!

HIP... HIP... HIP... HURAAAY!!
Lebaraaaaan lebaraaaan...
THR THR...
Mari mari semuanya berjabat tangan!

NB # Akan ada satu hal yang belum bisa gue maafin. Orang (tetangga gue) yang pernah kurang ajar sama gue sampe gue takut pulang beserta keluarganya. Cerita lengkapnya bisa di baca di notes fb gue. Atau, nanti kalo mood gue akan jembrengin semuanya disini. Sekalipun lebaran, gue belum bisa. Sueeer. Ampun Ya Allah! 

Friday, September 18, 2009

Seiring mendengarkan lagu, sembari menapa diri.


Boris - Why Are People Running


Everytime i take a step ahead into the future
Sometimes I'm still stuck on that's left behind
Everytime i think of what you said which had a meaning
Sometimes i keep thinking if you were right

listen all together let us sing

Why are people running,why are hiding
Why are people crying for this love
Why are people running,why are hiding
Why are people crying for this love

God please tell me what you've done in our world
It ain't strange we keep asking all the time
Lord please take your prophet and send him on
and we Just keep on praying our hope ain't gone

Help me Brotha, sista

Why are people running,why are hiding
Why are people crying for this love



Di bulan ramadhan ini, gue teringat akan satu lagu.
Ini sebenernya adalah hampir kebiasaan semua orang, tapi selain lagu ini enak, liriknya sama kaya gue abis.
Kita terkadang kita suka lari dari masalah.
Terkadang kita jadi gila karena cinta.
Kenapa kita mesti lari?
Kita punya Tuhan yang akan selalu menyertai kita.
Kita selalu punya pelindung.
Kita selalu memiliki tempat untuk bertanya.
Kenapa kita mesti lari??
 It ain't strange we keep asking all the time
we keep asking all the time...
all the time...
and why are people running? Why we must running from problems?
Bukan kah hidup adalah keberanian?
Dan aku suka lagu ini banget banget.
Aku berterimakasih banget sama Prambors, karena kena lagu ini dari Prambors. :)
mmuuaaaah!  





Antara jiper dan seru shooting di sekolah yang isinya cowok semua, secara gue cewek! halaaah.

yuhuuu mbah keket berketek kembali lagiiiii tengah malah ini :) hi hi hi hi *ketawa kunti terputus-putus, cekukan bos*
Deng deng deng deredeng deng..
Gue akan bercerita sedikit..... saja! Tentang pengalaman menarik bin di tarik-tarik sampe burik.
Yang gue alamin pada tanggal 16 september 2009. (agak telat posting sih, tapi tak ape lah yaw)
Tentang hidup dan mati.
Tentang cowok dan mangsa. *halaaaah apasih!*

Begini ceritanya... (dengan nada caroline zahrie di kismis-kisahkisah mimisan-)
Pada hari rabu kuturut tidur pagi... jeng jeng. *mencoba mengganti lirik lagu pada hari minggu dengan gagal*
Jadi, masih menyambung soal film dokumenter gue yg tentang violance against woman untuk the body shop Indonesia.
Gue pergi melanjutkan shooting, ke salah satu sekolah swasta homogen yang masih masuk, lagi uts malah. *parah deh sekolahnya!*
Yup yup yup. sekolah yg isinya berambut panjang tapi enggak bisa hamil. *heh? maksud loooh?*
PANGUDI LUHUR. jeng jeng jeng.
Entah mengapa sekolah ini kalo disebut namanya depan anak-anak SMA cewek di jakarta, langsung menimbulkan ekspresi-ekspresi najong gimanaaaaaa gitu! (termasuk gue, Mia, dan DItha)
Yeah! Mungkin karena mereka isinya cowok, slengean, rambut gondrong, dan dan (katanya) keren.
Tapi gue peringatin, mending enggak usah mengagungkan mereka banget, apalagi dengan sok sok an dateng sendirian ke area PL *khusus buat cewe*.
Kenapaaa??? Simaklah cerita gue berikut!


Ditengah kepanikan gue, Mia, dan Ditha soal jam pulangnya anak PL yg lagi uts, kita sibuk nempelin materai di surat pernyataan narasumber.
Sempet juga di bikin geger sama si supir taksi yang suwiiiir dableknya, masa enggak tau daerahnya. Untung kita enggak buta2 amat!
Sampailah pada jalan Brawijaya 4, deket kemang itu lohhh!
Diam untuk beberapa detik.
Lalu dengan PEDE-nya, turun dari taksi.
Berdiri di sudut jalan, yang langsung mendapat tatapan tajam dan berjuta tandatanya.
"Ih ijo ijo siang-siang, 3 cewe, ngapain coba?" mungkin itu yang ada dibayangan para pejantan berbaju kotak-kotak dan celana hitam itu.
Masih mematung. Hingga beberapa saat.
Dan akhirnya gue, Mia, Ditha, beraniin diri untuk maju sambil gandengan.
Belum banyak langkah, mungkin baru 4 langkah, ada anak kelas satu yang kriting dengan tampang suram nyamperin.
Si anak kelas satu bertampang suram (saksbs) : "Maaf mbak, mau ngapain ya?" HEEEEH? Mbak kata lo???! ENGGAK TERIMA GUE! emang gue mbak lo apa?
Gue (K) : "Kita dari the body shop documentary film, mau wawancara anak2 disini."
Saksbs : "Oh tunggu bentar yaa."
Karena disuruh nunggu, gue bertiga memilih kembali kesudut, dan enggak ada yang liat ke arah dua sisi tongkrongan anak-anak PL itu.
Mati gue mati gue!
Banyak banget suara-suara mistis yang nyata.
Sumpaaaaaah! Nyebelin abis.
Bikin gue jiper.
Dan si saksbs itu enggak balik-balik, sial!


Gue bertiga masih nunggu.
Sampe akhirnya ada suara-suara mistis gaib bin sumbang yang makin nusuk jantung.
"Udah grepe-grepe aja semuanya." weeeeeh mas, lo kira milik umum kali yeeee!
Siapa tuh yang ngomong??!! Pengen gue gampar. (emang berani lo ket?)
Seketika itu juga gue bertiga mundur pelan pelan, sedikit kearah jalan lain.
Langsung buru-buru buka fb, dan nyambangin profil temen gue yang kelas 3 di PL, Tyo.
Di telfonin enggak diangkat. Sampe akhirnya ngangkat juga dia.
Parahnya, dia udah di jalan pulang. Udah sampe gatot subroto. Meeeeen, jauh aja!
Setelah berkelabat kelebet silat lidah, akhirnya Tyo setuju buat balik lagi ke PL, sekolah mencekam itu. *buat gueee saat itu!*
Pas lagi on the phone sama Tyo, tiba-tiba ada anak berrambut kriting berwajah suram lagi dengan kotak-kotak PLnya nyamperin gue bertiga. Sebut saja dia mawar.
Mawar : Hai cewek, anak mana? Mau ngapain?
Gue : *ngomong ke telfon* Yo, ada ade kelas lo nih yang nyamperin gue ngomong.. bla bla..
Dan si Mawar nunduk aja gituh, sambil mengendap-endap melangkah mundur. Weeeh dahsyat amat!
Tuh anak sempet mau maju lagi, tapi begitu gue liat sekilas dia mundur lagi. Bahahaha.



Sambil nunggu, gue Mia Ditha, buat video singkat, ck. Parah.
Tik tik tik, gerimis pulaaa.
Untung ada yg turun dari ojek, menyandang tas ransel hitam, dan berkemeja kotak-kotak hijau bercelana hitam. TYO! yieeeeeey.
Sekarang gue tau! Ternyata Tyo itu cukup di takutin di PL. (You know lah yaa, PL gitu, senioritasnya pol-polaaaan gila)
Tadinya gue udah mau nangis, inget lagi puasa enggak jadi deh. Untung ada TYO.
Didampingin Tyo, semua jadi mudah.
yang kelas 3 jadi lebih sopan (omongannya) dan lebih manis keliatannya. hahahaha.
Yang kelas satu makin bebas gue nistai dengan binal. Eits, maksudnya gue caci.
bener aja loooh, si anak kelas satu dengan lantang gue bilang bertampang depresi dan suraaam. hehe. ckck.


Kita akan masuk ke adegan favorit gueeee!
Pas lagi sibuk nyari orang buat di wawancara, tiba-tiba aja gitu seluruh anak kelas satu yang ada disitu maju dan baris depan gue Mia dan Ditha. Jadi berasa artis *kedap kedip ala betty boop* hueeeeks cuiiih!
Weets dahsyat banget kan! Mereka disuruh seniornya, it means kelas 3 yang nongkrong disisi kanan gue.
Parah!
Gue serem juga tapi. Kaya tiba-tiba di kerubungin zombie!
Dan dari situ gue kaya asal nunjuk aja gitu orang-orang yang bakal diwawancara. Weeew. Berasa superior gimana gitu.. ehh berasa ratuuu sejagad kunti deh!
Ini salah satu korban kelas satu yang bertampang suram,. Masih aja ketakutaan ye. Ck parah ------>



Dan shootingpun dimulai. Pas lagi nyamperin spot buat nge-take videonya, tiba-tiba jeblos aja gitu gueee! Anjriiiiiit. Malu abis. Untung enggak disorakin. ahahaha.
Ada lubang dan gue enggak liat, tiba-tiba kaki kanan gue sudah terperangkap didalamnya. SIAL!
Stay cool.
Shootingpun dimulai. Disamping mobil proton abu-abu, kalo enggak salah punya si bima. (seinget gue namanya itu)
Dan salah satu manusia berbaju ungu, kerjaannya mondar mandiiiiir aja. Nanda namanya.
Dia di tawarin enggak mau. Alasannya jerawat lah, mau pulang lah, aneh.
Tapi sepertinya, berdasarkan asas kesotoy-an gue, dia sebenernya mau tapi malu-malu anjing. haha.
Dari si Lowis, yang tampangnya chinese. Lalu ke Eto yang agak pemalu, kayaknya. terus Tyo, sambil ngedeprok duduk di trotoar.
terus lima orang anak kelas satu hasil eksekusi biadab tadi. Huh.


Semua berjalan lancar karena bantuan dari Bramantyo Adiiii, thank you to the max.
*sssst, roman-romannya, ada yang cinlok nih! My lil sista and our hero. bhahaha.Enggak tau yaa, ini sih feeling pas lagi shooting tiba-tiba aja ada suaraik banget ya kan??*
gossip close! semilir gimana yang ngebisikin gue gitu. CHahaha. Beneran oke loh mereka. Secara si Tyo ba


Abis dari situ kita ke Blok M Plaza.
Niatnya, gue nyari red flat shoes, dan ditha nyari shorty pants. Tapiiii enggak ada satupun yang dapet.
yang ada kita bertiga malah beli kaos dengan gambar samaan, yaitu kamera. aahaha.
Itu pun dengan keributan sebentar!
Masalahnya kita mau beli dengan warna sama semua atau beda semua.
Warna pas nih ada tiga. Grey, pink, and blue.
Menurut gue sihh, yang biru sebenernya bagus. Tapi entah kenapa dua cecilik itu rebutan pengen pink.
Sampe akhirnya suit, dan tetep enggak ngaruh, mereka tetap rebutan.
Sampe mbak-mbaknya rela berkorban nyariin lagi, tapi enggak ada.
Daaaaan Ditha ngalah. haha. Dia ngambil yang warna biru.
Wuhuuu.


Setelah sore menjelang.
mia dan Ditha mesti ngejar transBSD dan gue mesti ke Harmoni nunggu nyokap jemput.
Mau jengukin nenekku tersayaaaang.
tau enggak, dari Blok M ke Ratu Plaza yang sebenrnya tinggal lurus doang dan 5 menit sampe, ngebuat gue bertiga ngeluarin ongkos taksi 20ribu! Parah.
Macetnyaaaa ampun-ampunan.
huh, dan kerjaan gue cuma twitteran.
yup i love twitter so much!


Gue naik busway dan turun di Harmoni.
Pas sampe di Harmoni, gue duduk bentar di halte sambil nunggu nyokap.
Di halte bus bukan trans jakarta loh, jadi gue di halte bus menghadap halte trans jakarta.
Sumpriiiit padet abis. bener-bener penuh!
Kaya toples berbentuk balok isinya permen macem-macem.
Dan saking berdesak desakannya mereka, setiap armada bus trans jakarta yang lewat selalu di sorakin "Wooooooo" gitu. Berkali-kali.
Sampe akhirnya nyokap gue dateng.
Bye toples busway. (nama yang buruk)


Gue langsung hinggap dirumah tanteku yang cuma beda beberapa gang sama rumah nenekku.
Gue mau melihat Jojo, alias Jonathan Halim.
Maklum, waktu di RS enggak bisa megang, kehalang kaca.
Dan dirumah tanteku bisa gue toel-toel pipinya. huhu. Mukanya cetakan om gue banget!
EEEEh ada acon juga, Jason Gabriel. Sepupu cowok yang bandel tapi manja banget sama gue.
Waaah happy family banget!



Hikmah puasa hari itu adalaaaah : "bulan puasa emang bulan baik yaaa, buktinya selalu ada orang baik yang membantu dalam film gue ini. Dan juga selalu ada kecerian di setiap kisah yang pernah kelam. *buat bagian terakhir ini rahasia haha*" Alhamdulillah.

Wednesday, September 16, 2009

Anti mati gaya di libur lebaran

Lebaran sebentaaaar lagi...
Lebaran di itung beberapa hari lagi...
Liburan sudah di hadapi...
Kok bosen ya gitu-gitu aja??
Eits, jangan bosen kalo inul sedang goyang. Rada panas agak seksiiiii. maafkanlaaah! Aseeeek. *apesih gueeee!?*

Hmmm, madam tips (yang akan diperankan oleh gue) enggak akan tinggal diam! Hi hi hi hi -ketawa kunti-. Mari mari lihat semua, segambreng tips mengisi liburan.

  • Hubungin temen-temen waktu TK, dan inget-inget kejadian paling memalukan. Siapa tahu bisa di gebet ya kaaan?
  •  Belajar masak yang aneh-aneh. Seperti masak sayur sop, coba ganti sayurnya dengan tomat, terong belanda, buah mengkudu, belimbing sayur, lengkuas, jahe. *saya tidak menjamin rasanya*
  • Bongkar lemari, pilah-pilah stok baju yang ada. Yang udah out of date, mari di gunting-gunting dan di renovasi.
  • Sprtint nonton DVD yang enggak sama sekali pernah denger judulnya. Siapa tahu ada yang bagus dan bikin berdesir-desir. weees.
  • Luangin waktu untuk 'Me-Time' misalnya: nonton bioskop sendiri, nyuci baju sendiri, pacaran sama diri sendiri, main ke time zone sendiri, ngerjain orang sendiri. Serba sendiri.
  • Baca buku-buku yang enggak pernah di sentuh, dan siapin kertas, fb, atau twitter untuk maki tuh buku, penerbit, sampe penulisnya. *KEJAM*
  • BACA BLOG GUE : Http://keketketty.blogspot.com
  • BACA NOTES GUE DI FB, search : ketty tressianah
  • Main ke media massa yang kita gandrungi, misal : Prambors, majalah Kawanku, Provoke, dll.
  • Nyobain buat berani jujur sama perasaan. Mumpung lagi bulan baik, ayo tegakkan kejujuran. Dengan cara menulis semua apa yang kita rasakan sedetil mungkin lalu kirim ke orangnya.
  • Mendekam di toko buku. Terutama setelah Magic Box beredar di seluruh Indonesia. Akhir bulan ini loooh!
  • Go blogging! Ternyata nge-blog itu gampang kok! Enggak percaya? Sama saya juga enggak. Ehhh enggak deng. haha. Blogging itu gampang! Enggak percaya? Percaya dong. Biar percaya, klik aja ini :' aku si penyelamat untuk ngeblog'
  • Selain ngeblogging, bisa juga menghasilkan uang dengan menulis. Menulis cerpen adalah yang paling simple. Dan aku cinta menulis cerpen. So enggak perlu bimbang gimana cara menulis cerpen yang bagus, karena ada beberapa cara gampang menyikut penulis-penulis handal. Follow this : 
    1. "Awali dengan sambangi aku!" 
    2. "Lalu giliran akuuuu!" 
    3. "Kawinkan dengan aku saja!" 
    4. "Aku pelengkapnya!" 
    •  gimana?
    • (Kalau udah ngikutin pastiiii sukses nulis cerpen yang oke. Enggak bohong deh gue, sumpeh!)
  •  Bikin film seru pendek dengan handy cam tentang apa aja yang lo liat, di jamin seru!
Mungkin gue enggak bisa ngasih banyak banget tips yang bermanfaat. Tapi 3 tips terakhir seriuuusan gue. Di jamin makin asik deh. So enjoy your holiday.
hmmm, selamat menikmati detik-detik menjelang lebaran. yuhuuuuuu....

Lebaran sebentar lagi... jeng jeng jret
Baju baru Alhamdulillah.... jeng jeng jret
Minal aidin walfa idzin.... angpao mana??? -__-'